Selasa, 05 Desember 2023

TEKS EKSPOSISI - Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Resmi UNESCO

 

https://www.instagram.com 


Bahasa Indonesia adalah bahasa komunikasi resmi yang diajarkan di sekolah serta terus menghasilkan kata-kata baru. Bahasa Indonesia juga merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia dengan perannya sebagai penghubung antar etnis yang beragam di Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia mengusulkan bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa resmi pada General Conference (Sidang Umum) UNESCO. Upaya tersebut merupakan salah satu implementasi dari amanat pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan yang tertulis bahwa “Pemerintah meningkatkan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional secara bertahap, sistematis, dan berkelanjutan”. Upaya tersebut dilakukan agar bahasa Indonesia mendapat status bahasa resmi pada lembaga Internasional, setelah secara de facto pemerintah Indonesia membangun kantong-kantong penutur asing bahasa Indonesia di 52 negara.

Adanya usulan tersebut, pada tanggal 20 November 2023, Sidang Umum UNESCO memutuskan untuk menerima usulan Pemerintah Indonesia untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Sidang Umum UNESCO. Dengan demikian, bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi ke-10 pada Sidang Umum UNESCO. 10 bahasa resmi Sidang Umum UNESCO tersebut terdiri dari enam bahasa PBB yaitu bahasa Inggris, Prancis, Arab, China, Rusia, dan Spanyol serta empat bahasa negara anggota UNESCO lainnya, diantaranya adalah bahasa Hindi, Italia, Portugis, dan Indonesia. Selain bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa sidang, bahasa Indonesia juga digunakan untuk menerjemahkan dokumen-dokumen Konferensi Umum. Badan khusus PBB yang membidangi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan menetapkan Bahasa Indonesia melalui resolusi berjudul “Recognition of Bahasa Indonesia as an Official Language of The General Conference of UNESCO”.

Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa Indonesia, bahasa Indonesia telah menjadi kekuatan penyatu bangsa dari masa pra-kemerdekaan melalui Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Dengan perannya sebagai penghubung antar etnis yang beragam di Indonesia, bahasa Indonesia telah dipakai lebih dari 275 juta penutur dan telah melanglang dunia dengan masuknya kurikulum bahasa Indonesia di 52 negara di dunia. Pengakuan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Konferensi Umum UNESCO akan berdampak positif terhadap perdamaian, keharmonisan serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan tidak hanya di tingkat nasional, melainkan di seluruh dunia.

3 komentar:

Analisis Novel Para Priyayi Karya Umar Kayam

  https://www.goodreads.com 1. Sinopsis “Para Priyayi” karya Umar Kayam      Wanagalih adalah sebuah ibu kota kabupaten yang hadir sejak per...